## Rabu, Maret 21, 2012

### MEMBUAT SWR SENDIRI

In telecommunications, standing wave ratio (SWR) is the ratio of the amplitude of a partial standing wave at an antinode (maximum) to the amplitude at an adjacent node (minimum), in an electrical transmission line.
The SWR is usually defined as a voltage ratio called the VSWR, for voltage standing wave ratio. For example, the VSWR value 1.2:1 denotes a maximum standing wave amplitude that is 1.2 times greater than the minimum standing wave value. It is also possible to define the SWR in terms of current, resulting in the ISWR, which has the same numerical value. The power standing wave ratio (PSWR) is defined as the square of the VSWR.

## Practical implications of SWR

The most common case for measuring and examining SWR is when installing and tuning transmitting antennas. When a transmitter is connected to an antenna by a feed line, the impedance of the antenna and feed line must match exactly for maximum energy transfer from the feed line to the antenna to be possible. The impedance of the antenna varies based on many factors including: the antenna's natural resonance at the frequency being transmitted, the antenna's height above the ground, and the size of the conductors used to construct the antenna.
When an antenna and feedline do not have matching impedances, some of the electrical energy cannot be transferred from the feedline to the antenna. Energy not transferred to the antenna is reflected back towards the transmitter. It is the interaction of these reflected waves with forward waves which causes standing wave patterns. Reflected power has three main implications in radio transmitters: Radio Frequency (RF) energy losses increase, distortion on transmitter due to reflected power from load and damage to the transmitter can occur

Matching the impedance of the antenna to the impedance of the feed line is typically done using an antenna tuner. The tuner can be installed between the transmitter and the feed line, or between the feed line and the antenna. Both installation methods will allow the transmitter to operate at a low SWR, however if the tuner is installed at the transmitter, the feed line between the tuner and the antenna will still operate with a high SWR, causing additional RF energy to be lost through the feedline.
Many amateur radio operators consider any impedance mismatch a serious matter. However, this is not the case. Assuming the mismatch is within the operating limits of the transmitter, the radio operator needs only be concerned with the power loss in the transmission line. Power loss will increase as the SWR increases, however the increases are often less than many radio amateurs might assume. For example, a dipole antenna tuned to operate at 3.75MHz—the center of the 80 meter amateur radio band—will exhibit an SWR of about 6:1 at the edges of the band. However, if the antenna is fed with 250 feet of RG-8A coax, the loss due to standing waves is only 2.2dB. Feed line loss typically increases with frequency, so VHF and above antennas must be matched closely to the feedline. The same 6:1 mismatch to 250 feet of RG-8A coax would incur 10.8dB of loss at 146MHz.
Untuk setting dan hasil maksimal pemancar maka lebih afdol jika ada SWR untuk mencocokan impedans agar transfer daya maksimal ke output pemancar (Antena). Jika tidak punya SWR, berikut ini cara membuat SWR sendiri dengan hasil lumayan. Hasil membongkar SWR teman (buatan pabrik). (red Makasih buat Prapta Suharyana waktu dulu aku pinjam SWR-nya dan ta contoh rangkaian dalemnya, maaf ya!)

Rangkaian Asli sbb:

Gambar Rakitan step per step:

Penalaan memakai VU yang ditulis skala sesuai SWR aslinya (kira-kira)
Bentuk sudah contoh pemakaian, untuk beban antena diganti dengan dummy load 50 Ohm

sumber artikel : http://guru.technosains.com/SWR.htm

### Cara Praktis dan Mudah Membuat PCB

Cara Praktis dan Mudah Membuat PCB. Beberapa waktu yang lalu ada seorang rekan yang menanyakan tentang bagaimana cara membuat PCB secara mudah dan praktis. Pertanyaan tersebut mungkin berawal saat  rekan tersebut melihat PCB ukuran sekitar 15-cm x 22-cm untuk 80/40-m SSB Transceiver, suatu rangkaian yang cukup kompleks yang saya buat saat itu.
Dari pertanyaan tersebut sehingga saya tulislah artikel ini. Mudah-mudahan bisa bermanfaat juga bagi yang lain khususnya pengunjung blog ini. Menurut sepengetahuan saya ada beberapa cara membuat PCB secara mudah dan praktis yaitu :
1. Teknik Fotoresist, pada proses ini dibutuhkan beberapa alat dan bahan  yaitu : Lampu UV, Larutan Positif-20 dan larutan NaOH
2. Teknik Sablon, pada proses ini dibutuhkan bahan-bahan yang sama seperti pada teknik sablon biasa seperti kasa-screen, tiner sablon, cat dan lain-lain. Tekniknyapun hampir sama dengan sablon biasa
3. Cetak Langsung ke PCB, pada proses ini digunakan teknik khusus untuk menyalin layout ke PCB yaitu digunakan mesin printer khusus yang telah dimodifikasi
4. Teknik Transfer Paper, teknik ini merupakan Cara Praktis Membuat PCB yang menurut saya paling murah dan mudah
Dari ke-empat Cara Membuat PCB tersebut kita bisa memilih sesuai kebutuhan, mana yang lebih mudah, praktis dan ekonomis. Menurut saya pribadi, untuk membuat PCB yang sama dalam jumlah banyak lebih menguntungkan kalau digunakan Teknik Sablon karena murah dan cepat. Sedangkan untuk membuat PCB dalam jumlah sedikit saya cenderung menggunakan Teknik Transfer Paper seperti yang biasa saya terapkan.
Namun mungkin ada perbedaan secara mendasar yang saya gunakan dalam Teknik tersebut. Dalam teknik tersebut biasanya digunakan kertas khusus untuk menyalin gambar layout ke PCB, tetapi di sini cara saya membuat PCB menggunakan kertas HVS biasa yang digunakan untuk Photo-Copy. Berikut caranya :
• Siapkan gambar jalur PCB yang Anda rencanakan. Utk membuatnya bisa gunakan Software PCB Designer 1.54.
• Cetak layout PCB pada kertas Foto dengan printer tinta biasa supaya fill dari jalur lebih padat
• Foto-Copy hasil cetakan tadi pada kertas HVS 70-gram. Usahakan hasil Foto-Copy bagus (tintanya padat). Ditempat saya yang seperti itu per-lembarnya Rp.125,- dengan mesin Xerox
• Siapkan PCB polos, bersihkan lapisan tembaga dengan Tiner A sambil digosok-gosok dengan Busa Karpet yang biasa digunakan buat cuci piring dan keringkan
• Siapkan seterika listrik, atur pada suhu sedang
• Cara selanjutnya untuk membuat PCB, tempelkan gambar jalur hasil Foto-Copy pada PCB dengan posisi gambar menempel pada lapisan tembaga
• Lakukan proses seterika dengan merata sambil menekan, lakukan sekitar 10 menit
• Caranya kemudian diamkan PCB sampai dingin dan rendam dalam air kira-kira 30 menit. Proses ini paling lama dalam membuat PCB karena kita harus memastikan bahwa kertas benar-benar hancur/lunak dan mudah dikupas
• Kupas kertas dengan hati-hati dan keringkan PCB
• PCB siap dilarutkan
Hasil Foto Copy :

Setelah diseterika, direndam dan dikupas (siap dilarutkan) :
Setelah Pelarutan :

Cara di atas menurut saya merupakan yang mudah dan praktis dalam membuat PCB. Setelah dilarutkan dengan FeCL3 segera bersihkan lapisan tinta dengan Tiner A dan cuci dengan air serta gosok dengan sabun. Selanjutnya oleskan larutan pelindung Arpus. Cara pembuatannya, ambil 1 sendok makan Serbuk Arpus (Gondorukem) kemudian larutkan dengan 150-ml Tiner A.

Aduk hingga Arpus benar-benar larut kemudian oleskan tipis larutan tersebut pada lapisan tembaga PCB dan biarkan hingga betul-betul kering. Cara tersebut akan membuat PCB awet dan terlindung dari korosi. Begitulah Cara Mudah dan Praktis Membuat PCB yang sering saya terapkan untuk berbagai jenis rangkaian elektronik baik itu analog maupun digital mulai frekuensi rendah sampai frekuensi tinggi  HF/VHF.

## Senin, Maret 19, 2012

### boster 600Watt (2x BLF278)

boster 600Watt (2x BLF278) ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi anda pakar pakar rf dibelantara dunia, tapi kali ini aku mencoba postingin boster 600 watt hanya untuk sekedar melengkapi koleksi skema di blog saya ini. mungkin saja ada rekan-rekan penghobi rf yang membutuhkan. dengan harapan semoga bermanfaat

## Senin, Maret 12, 2012

### RANGKAIN 3 VOLT PENERIMA RADIO FM TUNER

Rangkaian radio penerima FM ini dirancang untuk bisa didengarkan menggunakan earphone yang berfungsi ganda yaitu sebagai monitor suara sekaligus antena radio. Karena dalam rangkaian radio ini tidak menggunakan pengatur volume sebaiknya menggunakan earphone yang sudah menggunakan pengatur volume suara.
 Skema Rangkaian 3 Volt Penerima Radio FM Tunner

Rangkaian Penerima FM ini meyerap arus sangat kecil, hanya sekitar 0,12A jadi anda bisa menggunakan battery HP sebagia alternatif sumber tegangannya.
Di postingan kali ini akan di bahas sedikit tentang jenis antena ground plane. Antena jenis ini digunakan untuk frekuensi tinggi yaitu 2-meteran, antena ini langsung dihubungkan dengan kabel 50 ohm dean tanpa rangkaian matcher/penala antena. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang cara membuat beserta ukurannya antena ground plane dapat di lihat pada gambar di bawah, untuk memperbesar klik gambarnya
 Ukuran Antena Ground Plane
Untuk jangkah frekueinsi yang tidak terdapat pada gambar, gunakan rumus di bawah ini untuk menghitungnya
B = 2800 (inches)/F (MHz)
A = 2900 (inches)/F (MHz)

Untuk aplikasi antena  Ground Plane ini sebaiknya penyangga gunakan bahan non metal/bukan penghantar listrik. dan pilihan paling bagus adalah pipa PVC. antena ini memiliki kelemahan yaitu kurang kuat menerima atau memantulkan sinyal, karena sifatnya yang omnidirectional atau segala arah,untuk antena pengarah sebaiknya digunakan antena yagi

## Kamis, Maret 08, 2012

### CARA MEMBUAT DUMMY LOAD METER

Sumber artikel : -http://rahmattehnik.blogspot.com/

Bagi para teknisi radio amatir sangat membutuhkan yang namanya Dummy Load sebagai pengganti antena saat merakit atau menengetes kestabilan daya suatu pemancar. Dummy Load adalah pengganti antena yang terdiri dari beberapa resistansi murni yang dijadikan satu. Nilai resistor tersebut dibuat sama dengan impedansi dari terminal output pemancar yang bersangkutan dan nilai impedansi pemancar sebesar 50 ohm, jadi kita buat beban tiruan antena dengan menggunakan resistor 50 ohm yang dipasang paralel. Yang nantinya dengan menggunakan alat ini kita dapat mengetahui besaran daya/watt output dari pemancar yang kita buat .

Lihat rangkaian Dummy Load di bawah ini ;

Rangkaian dummy load yang om Matt buat sedikit dimodofokasi agar lebih efisien dalam penggunaannya, biasanya dummy load hanya terdiri dari beberapa resistor yang diparalel dan dihubungkan dengan pesawat pemancar sebagai pengganti antena tiruan yang pemasangannnya seperti terlihat pada gambar di bawah ini;

Rangkaian dummy load yang om Matt buat dilengkapi meter sendiri yang terambil dari Avometer yang sudah 'ndak kepakai lalu disatukan dengan rangkaian dummy load, lihat foto di bawah ini;

Buat rekan tehnik yang ingin tahu cara merakit SWR Meter kamu bisa download artikelnya .

## Selasa, Maret 06, 2012

### OSCILATOR VERONICA 1 WATT

oscilator veronica ini dikenal sebagai osc yg bagus, karena stabil dan suaranya yang renyah. dalam kesempatan kali ini aku postingin osc veronica tanpa control pll. y mungkin saja temen temen pengen nyoba membuat pemancar yang sederhana n dengan dana yang tipis. osc ini layak  untuk dicoba. yang pastinya g akan ngecewain. komponenya sudah familiar di indonesia, jd g bkalan ksulitan untuk mendapatkanya..selamat ber eksperimen..!

Sumber artikel : http://darwys.blogspot.com/2012/01/oscilator-veronica-1-watt.html

### MERAKIT ANTENA 5/8 BROADCAST DAN BRIK-BRIKAN

Antena gelombang 5 / 8 terdiri dari radiator vertikal yang diumpankan di dasar antena. Sebuah perangkat yang cocok dari beberapa macam harus ditambahkan antara antena dan feedline jika Anda ingin makan dengan coax. Menambahkan sebuah kumparan secara seri dengan antena di pangkalan adalah salah satu metode tersebut yang cocok.

Jadi mengapa ada orang yang menggunakan antena 5 / 8 gelombang jika mereka harus melalui semua yang bekerja ekstra? Setelah semua, sebuah antena pesawat tanah menyediakan pertandingan bagus. Ada beberapa jawaban. Yang pertama adalah GAIN. Komputer menunjukkan bahwa antena (dipasang 1 kaki di atas tanah) memiliki keuntungan sekitar 1,5 dBd lebih tinggi daripada mendapatkan dipol (juga dipasang 1 kaki di atas tanah.)

Alasan kedua Anda mungkin ingin menggunakan gelombang 5 / 8 vertikal adalah untuk mendapatkan sudut yang lebih rendah radiasi. Radiasi sudut puncak Sebuah antena setengah gelombang adalah 20 derajat. Anda akan menemukan bahwa sudut 5 / 8 gelombang antena radiasi hanya 16 derajat sehingga antena dx lebih baik.

Anda mungkin telah memperhatikan pola berkembang di sini. Sebuah tanah seperempat gelombang antena pesawat memiliki pola radiasi yang menghasilkan keuntungan maksimum pada sekitar 25 derajat dan antena setengah gelombang tetes sudut yang sampai 20 derajat, dan antena gelombang 5 / 8 lanjut tetes sudut yang sampai 16 derajat. Jadi mengapa tidak hanya tetap memperpanjang antena ke salah satu gelombang penuh? Yah itu akan menyenangkan jika bekerja tapi sayangnya pola gelombang mulai menciptakan sudut yang sangat tinggi radiasi gelombang melampaui 5 / 8. Jadi kita telah mencapai keuntungan maksimum pada saat ini dan memperpanjang antena lebih jauh hanya mengurangi keuntungan di mana kita menginginkannya (sudut rendah). Tentu saja jika Anda tertarik untuk melompat sangat singkat, memperpanjang antena akan menghasilkan keuntungan yang bagus atas dipol.

Semua panjang antena tergantung pada berbagai faktor. Beberapa faktor-faktor adalah: ketinggian di atas tanah, diameter kawat, struktur di dekatnya, efek dari antena lain di daerah tersebut dan bahkan konduktivitas tanah.

Halaman ini memungkinkan Anda untuk menghitung panjang gelombang untuk antena 5 / 8. Ia menggunakan rumus standar, 585 / f (178,308 / f untuk metrik) MHz untuk menghitung panjang elemen. Jika Anda telah bereksperimen dengan 5 / 8 antena gelombang sebelum dan tahu formula yang lebih baik untuk QTH Anda, merasa bebas untuk mengubah formula yang sesuai. Formula ini adalah untuk antena kawat. Tentu saja jika Anda membangun antena Anda keluar dari tabung, panjang total antena akan menjadi lebih pendek, misalnya saya telah menemukan bahwa 21,5 kaki tampaknya memberikan keuntungan maksimum untuk frekuensi 28,5 MHz ketika menggunakan 1 "tabung Dan 22,5. kaki tampaknya menjadi panjang terbaik untuk kawat pada frekuensi yang sama. Sejak rumus menghitung antena menjadi lebih pendek sekitar 2 kaki, pastikan untuk bereksperimen dan mungkin menambahkan sedikit untuk panjang akhir Anda.

### MERAKIT ANTENA TELEX BROADCAST 5/8 LAMDA

pertama-tama  sebelum merakit antena kita perlu menentukan freq kerja yg akan kita gunakan, semisal 100 mhz. cara menghitungnya
rumus  300/freq=  lamda  x 5/8 =?   UNTUK LEBIH AKURAT DIKALIKAN KOEFISIEN 0,97.
300/100 = 3 X 5/8 = 187,5 x 0,97 = 181,5 cm

Sebenarnya menghitung ini tujuanya untuk menentukan letak kumis,biasanya kalau kita mencari hasil matcing yang bagus 1:1 ialah dengan menggeser kedudukan kumis keatas atau kebawah,namun dengan menggambar seperti ini,kita bisa tau arah-arah letak kumis.Lihat gambar di samping kiri.!

Inernya ketemu 181,5 cm,trus yang tengah warna merah itu loading,biasanya loading di jual di toko elektronik,atau kita bisa buat sendiri dari pipa pvc, panjang loading juga kita ukur.Lalu untuk panjang Ground nya lebih panjang dari pada 181,5 cm ,biasanya 250 cm,nanti kelebihanya untuk kaitan pada tiang antena.

Kita coba menggambar manual,gambarnya tentu dengan skala,misalkan 181,5 cm kita gambar di kertas 181,5 mm.setelah membuat garis lurus dari atas kebawah sesuai dengan ukuran.Lalu kita letakan jarum jangka di tengah2 panjang loading,trus kita lingkarkan yang di mulai dari atas paling ujung dari panjang iner.Pada bagian bawah gambar bisa kita lihat Kumis yang panjangnya 75 cm dengan sudut 45 derajat.Maka pada bagian ujung kumis kita rapatkan pada lingkaran,dan pada pangkal kumis yang bagian atas itu,akan menentukan jarak posisi kumis bila di ukur dari atas,seperti pada gambar yang kita tandai dengan huruf F.Dalam menggambar ini,sebenarnya huruf F itulah yang kita cari.Kalau pangjang kumis yang kita inginkan lebih panjang dari 75 cm,misalkan panjang kumis 80 cm,maka posisi kumis akan lebih keatas lagi,seperti pada gambar kumis yang warna merah,di tandai dengan huruf G.

Demikianlah yang saya lakukan sebelum membuat Antena telex 5/8,ini sebagai perhitungan lain saja,bila anda mau mencoba hal ini silahkan.Dan semoga bermanfaat

### ANTENA DIPOLE GAMMA MATCH

antena ini adalah antena yang sangat mudah dibuat. jadi tidak heran kalau kalangan homebrew sering memakainya untuk bereksperimen.Dari berbagai macam antenna FM homebrew, salah satu yang banyak dipakai teman - teman homebrewer adalah antena dipole 1/2 lamda. Namun sering kita lihat, dipole mereka langsung di"feed" dengan kabel transmisi. secara teoritis dipole sederhana 1/2 lamda mempunyai impedansi input sekitar 72 Ohm, cocok dengan kabel transmisi 75 Ohm.

panjang elemenya rumusnya 300:freq yang kita inginkan:2=1/2lamda
Tapi perlu diingat bahwa dipole dasar, kalau dilihat konstruksinya bersifat balanced/seimbang, sedangkan kabel kita ( coaxial ) adalah UNbalanced. idealnya perlu BALUN (dari balans ke TAK balans). Dengan perbandingan 1 : 1.

Dengan tambahan Gamma Match pada dipole, kita bisa men"feed" antena kita dengan kabel 50 Ohm langsung, misalnya RG-08 . Dan bisa di"adjust" agar impedansi input mendekati 50 Ohm UNbalanced.

Dengan cara menggeser-geser gamma rod ( shorter bar ) sehingga didapatkan SWR terendah.

Dari gambar teoritis terlihat Capasitor variabel yang diseri dengan Gamma rod, dalam praktek untuk capasitor agar praktis, kuat dan tentu saja tahan air. digantikan dengan inner konduktor kabel coax RG-8 + dielektikumnya yang dimasukkan ke dalanm pipa aluminium 3/8" sebagai gamma rodnya.

Potong Kabel RG-8 sekitar 21 Cm, buang ground shield + jacketnya, tinggal inner konduktor + dielektrikum.

Masukkan inner + dielektrikum tadi ke aluminium 3/8 ", kupas ujung konduktor sekitar 1 cm gar bisa disolder.

### SKEMA ANTENA CINGULAR 88MHz-108MHz

antena broadcast yang sering dipakai untuk komersil, biaya pembuatanya relatif terjangkau. meski murah antena ini bila dipasang lebih dari 2 bay akan menghasilkan db yg tinggi daripada cm 1 bay saja.

### Skema Booster Pemancar FM 2 Meter Band 10 Watt

Skema Rangkaian Booster Pemancar FM 2 Meter 10 Watt. Berikut ini saya posting skema rangkaian booster pemancar FM 2 Meter Band 144 MHz 10 Watt. Skema ini sengaja saya posting mengingat cukup banyak permintaan skema dari pengunjung yang membaca posting saya terdahulu tentang booster FM 2 Meter Band 10 Watt.

Pada Skema Rangkaian boster FM 2 Meter 10 Watt tersebut digunakan transistor 2SC1971. Switching input dan antenna menggunakan sistem auto-on yang digerakkan oleh 2 buah transistor  NPN FCS9014 dan 2SD400. Daya untuk menggerakkan rangkaian sekitar 0,5 Watt minimal.
Proses pembuatan dimulai dari Pembuatan PCB, Penyolderan dan Pengujian Rangkaian. Proses penalaan Booster Pemancar FM 2 Meter Band 10 Watt tersebut, pertama menggunakan Trimmer Capasitor untuk memperoleh optimalisasi daya output dan selanjutnya dapat kita gantikan dengan Fixed Ceramic Capasitor dengan mengacu pada perolehan daya optimal menggunakan Trimmer Capasitor.
Skema Rangkaian Booster Pemancar FM 2 Meter Band 10 Watt :
Daftar Komponen :
Berikut jalur PCB untuk Boster Pemancar FM 2 Meter Band 10 Watt di atas :
Diperlukan SWR Meter dan RF dummy Load 50 Ohm untuk penalaan boster 2 meter di atas. Yang perlu dipersiapkan adalah beberapa Kapasitor keramik dengan kapasitas 1 pF, 3 pF, 5 pF, 10 pF, 15, pF, 20 pF, 25 pF, 30 pF, 33 pF, 47 pF dan 100 pF. Siapkan masing-masing 3 atau 5 buah. Kapasitor-kapasitor tersebut digunakan untuk melakukan Fixed Tune, yaitu penggantian Variabel Kapasitor (Trimmer Capasitor) setelah penalaan. Dengan demikian perlu disiapkan juga beberapa buah Variable Capasitor (Trimmer) dengan kapasitar 10 – 100 pF.
Untuk ukuran PCB adalah 9 cm x 10 cm. Tata letak komponen dan pengawatan pada box sedemikian rupa seperti pada Booster Pemancar FM 2 Meter Band 144 MHz 10 Watt. Dalam eksperimen yang saya lakukan terhadap skema Booster Pemancar FM 2 Meter Band di atas dapat menghasilkan Daya Output Optimal 10 Watt pada beban 50 Ohm.

### Boster Pemancar Fm 100 Watt

Setelah On Air menggunakan pemancar fm stereo PLL Veronica 1 watt, dan berikutnya ditambahin penguat atau boster Fm dgn daya outputnya 100 watt. Hasilnya muantap.....jangkauannya jadi jauh. Boster pemancar fm ini menggunakan transistor driver C1946, final C2782. Untuk power supply 13,8 volt 30 ampere dan arus yg ditarik sebesar 12 ampere. Tidak ada perubahan di matching antena, karena sebelumnya antena yg digunakan jenis vertikal 2x5/8 lambda udah di matchingkan menggunakan PLL Veronica 1 watt. Saat percobaan tdk langsung menggunakan antena, tapi menggunakan dummy load utk menghindari kesalahan yg terjadi sehingga sepleteran/harmonik tdk terpancar jauh.

### PEMANCAR FM TABUNG

Setelah cukup lama nggak posting, kira-kira 2-3 tahun mumpung lagi semangat kita coba posting lagi. kali ini kita akan diskusikan tentang pemancar FM menggunakan tabung.
Penggunaan tabung sebagai penguat ataupun osilator sering kita temui pada pemancar 80m.
untuk FM Broadcast penggunaan tabung umumnya adalah sebagai penguat akhir, walaupun jaman sekarang rata-rata sudah menggunakan teknologi Mosfet, banyak dijual RF Power Amplifier di atas 1 KW dengan menggunakan MOSFET, dengan ukuran dan harga cukup ringan.
Tetapi kenapa sebagian dari kita masih 'setia' dengan tabung?
Sebagian dari orang itu mengatakan: tabung lebih tahan terhadap Mismatch, dan rangkaiannya lebih sederhana, nggak pakai combiner-combiner-an.
Untuk memulai ( karena saya juga pemula di urusan tabung ini ), ada skema pemancar FM menggunakan tabung sebagai osilator sekaligus power amplifiernya, jadi hanya menggunakan 1 tabung saja, sederhana bukan? output bisa keluar sekitar 3 watt, bandingkan dengan transistor....

untuk posisi kaki-kaki el84 bisa dilihat pada gambar juga bentuk fisik tabungnya

## Minggu, Maret 04, 2012

### DATASHET IC VERTIKAL BEL1044

BEL1044

 Fungsi : Vertical oscillator ,vertical output Geometrical distortion circuit,feedback circuit Vertical blanking generator Persamaan : KA2132 TDA1044

No.
Pin
FungsiVolt
1
Geometrical distortion circuit to improve vertical linearity
3.4
2
Feedback ( output to input negative feedback circuit )
3.8
3
Feedback ( output to input negative feedback circuit )
0.8
4
50hz frequency output to vertical deflection coil
6
5
Positive supply to final vertical amplifier or vertical output
18
6
Vertical blanking generator( vertical blanking pulse)(50hz)
1
7
Positive (+ve ) supplu from EHT section
18
8
Vertical sync input (50hz ) from sync separator
0
9
Not connected in the circuit
NC
10
Vertical oscillator ( linear saw tooth generator ) ( 50hz )
1
11
Linear saw tooth generator (50hz ) control or verticalhold
6
12
Supply for linear saw tooth generator or vertical oscillator supply
7
Blok Diagram

sumber: www.beteve.com

### MACAM MACAM KERUSAKAN PADA TV

GOLSTAR

GOLDSTAR-Soudmax
·  Warna kadang-kadang hilang: cek dan ganti cramic pin 11 dari IC TDA8690
GOLDSTAR-C14D22
GOLDSTAR-C14D22
·  Standby di star protek, led berkedip: cek dioda zener 6v8 di bagian PSU, Kalau distar led mati: cek SE 110
GOLDSTAR-CA14A95C
·  Tuning menual tidak berhenti: ganti uCOM GS8334-02B
GOLDSTAR-CA14A62
·  Gambar menipis diganti PIF Tetap sama: cek Z201 (CF5,5Mhz)
GOLDSTAR-CF14D20
·  Gambar kadang berwarna kadang juga tidak: buka R73 dikaki basis Q07
GOLDSTAR-CF14D20
·  Di star led nyala, terus mati (tidak standby): cek pin 9 S6707, bila tidak stabil (pum up) cek FR813 (1ohm) dan ZD803 (9V1)
GOLDSTAR-CBS4821
·  Tidak ada warna, ketika IC Delay panas baru ada warna: ganti MC144111. Untuk mengetesnya buka pin 4 terus berwarna.
·  Panel preset tidak berfungsi: buka pin 6
GOLDSTAR-CF14A170D
·  Tidak ada suara IC Audio LA7555 Bagus): cek L201 (SIF 6,0 Mhz) dan capasitor rusak (82pf)
GOLDSTAR-Soudmax
·  Blanking, RGB VCC bagus: ganti TA8690
GOLDSTAR-Soudmax
·  Standby dengan posisi lampu led berkedip-kedip: ganti dioda RU2k didekat STR 6707 dengan D IN4007 ganti pula: C330 (470uf/35v)
GOLDSTAR/LG
·  Sering mati sendiri ke posisi standby, jika remot di nyalakan TV dapat hidup kembali,tapi kembali stanby setelah sekian jam: ganti Elco Driver Horizontal (10uf/100v)

SHARP

SHARP-51R200
·  Di star hidup lalu mati, led jadi merah: cek R502 untuk tegangan Vertikal gati jika perlu
SHARP-14R20MKII
·  Di star hidup led hijau lalu mati jadi merah tidak berkedip, Oscilator horizontal bagus: cek Trafo driver horizontal
SHARP-20U200
·  Suara gresek-gresek,gambar bagus, suara sistem terkunci pada D/K dan tidak bisa diganti: ganti dan adjust, eprom 24C08
SHARP-14S20B/14R/B
·  OSD tidak ada, gambar geser kekanan sekitar 10cm: cek jalur AFC Pin 5 FBT
SHARP-20A2-S
·  Picture Blooming (memblobor), warna bagus: Stel ulamg prameter servis Adjustment
SHARP-C1424AU
·  B+ naik Jadi 250v (resitor,elco,dioda transistor,Vcc bagus): ganti STR 41090
·  Regukator diam (tidak bekerja): cek TR3279, D706, R705, R706, R707

PANASONIC

PANASONIC-TC20T8
·  Regulator tidak bekerja (mati): cek Q8 1 (C5253/C4804) dan Q805 (A1512/A733)
PANASONIC (AN5601)
·  Tidak ada warna, di Fine tuning ada: cek Trans penguat delay (C1685) bukan delay line
PANASONIC-TC1613R
·  Seolah-olah tuning geser (meleset) dan tidak syncron, suara bagus: cek R125 (3k3) ganti dengan 1k2
PANASONIC-TC2088DX
·  Kontras tidak berpungsi, kadang muncul garis vertikal, picture bagus: cek Resistor ABL (37K)
PANASONIC-TC1450
·  Blanking dan protek: ganti AN 5600
·  Tidak ada suara: cek Q1112, Q1113 (N4212) dan ganti C114
PANASONIC-TC2088
·  Bright, contras, warna tidak berpungsi OSD normal: Cek Resistor ABL (63k)

DIGITEC
DIGITEC-DM 172020
·  OSD thdak keluar; cek T701, T712 (BC547)
DIGITEC-DM 14401
·  Transistor horisontal dipasang B+ drop: cek C516 (1uf/50v)
DIGITEC-DM14214
·  Bright,contras tidak berfungsi: cek T303 (BC557) dan horizontal tidal syncron: cek T301 (BC548)
DIGITEC-DM2076
·  Contras tidak berpungsi: buka pin 25 (TDA 8361) IF bagus: ganti TDA 8361
DIGITEC-DM2142
·  Blue screen OSD tidak ada: ganti TDA 8361
DIGITEC-DT2082S
·  Regulator tidak stabil dan tidak bisa di adjust: cek pin 3-14 dari ic TDA 8380 (-/+ 10k) kalau terlalu rendah berarti short silahkan di ganti
!
DIGITEC-DM14D031
·  V.Hold tidak berfungsi (ic,Vcc bagus): cek C302,C303 (47uf/25v) dijalur CV BS/AV
DIGITEC-DM143030
·  Blanking: cek T712 (BC547) di jalur horizontal syncron
DIGITEC-DM143031
·  B+ over sampai 250v: cek R510 (1k) di regulator
DIGITEC-DM1452
·  Blanking: cek T202, T205 dan T305
·  Bright,Contras membelobor: cek T808
·  Channel frekuensi tengah sampai atas tidak ada: cek C102 (22n)
DIGITEC-DM1430E
·  Auto program langsung UHF dan ada tulisan AV 1 atau AV 2: ganti Eprom 93C46 yang asli
·  AV tidak ada pin 15 dari IC TDA8361 Over sampai 8v seharusnya 3,5v: ganti TDA8361
DIGITEC-DM172020
·  B+ Over dan tidak bisa di Adjust: cek Transistor Driver Regulator (C3807)
DIGITEC-DM1452GB
·  Tes: coba pralel Resistor 10k dh R513 pin 21 di IC TDA8690
Semoga dapat bermampaat
DIGITEC-DM142021, MN152451FEL
·  Tegangan VT tidak mau jalan biasanya kerusakan pada resistor R734 33k
·  Kontras tidak berfungsi, kerusakanya ada pada resistor R345 220k dan R436 10k dari ABL
DIGITEC- TDA 8361
·  Saat pertama dinyalahkan gambar normal, kemudian gambar menciut terus ada garis Horizontal, kanang kiri kurang, disebabkan kurangnya tegangan 8v: cek rangkaian supply-nya
·  Kadang-kadang tidak nangkap siaran disebabkan tegangan AGC 0: Silahkan di telusuri
·  Vertikal melipat bagian bawa, lama-lama kadang kembali normal: Cek C202 22nf biasanya agak short (pin 52 dari IC TDA8361)
DIGITEC- Super ninja
·  warna hilang solusinya adalah: pin 21 dari IC TA8690AN di situ ada resistor 10k terus serikan dengan resistor 10k ke GND, tapi ganti resistor yang 10k ke GND dengan resistor 5k
DIGITEC- 143031B
·  Tidak bisa nangkap siaran silahkan cek TR303 dan TR309
·  OSD tidak ada silahkan cek TR712
DIGITEC- DM 1411M
·  Gambar normal suara tidak ada hanya suara gresek-gresek tetapi kadang-kadang suara normal: Cek dioda zener ZD 8v dari pin 55 IC STV2286
DIGITEC- HBM-00-02
·  Gambar tidak muncul hanya ada garis Horizontal di bagian bawa layar, disebabkan karena rusaknya IC Program
DIGITEC- DC1402K
·  Gambar terlalu besar, di searching siaran lewat, sedangkan AV bagus, disebabkan karena rusaknya C133 2,2/50v pin 53 dari IC TDA8841, AGC
DIGITEC- DM172021
·  Tidak dapat menyimpan program saat di searching meski trafo AFT (9074) dan VIF (9073) masi bagus: Silahkan ganti D712= 5volt di dejat IC memori MN12C201D
DIGITEC- Black Bauty BB2071
·  Tegangan 300v dan 115v ada dan flyback star hanya sebentar saja, Tegangan 12v ada untuk IC OSC Horizontal ada, TV tetap aja tidak mau star: silahkan ganti C76 180n diregulator
DIGITEC/ politron- DM143031
·  Lambat untuk star disertai gambar yang berkedip dan bergoyang, serta menyempitnya lebar gambar: silahkan ganti C518= 100/35v, C514= 330/35v, C515=680/606pf, R511=5k ohm/1%, R517=15k ohm/1%
DIGITEC-DM143031b.
·  Pertama kali dinyalakan gambar tampak putih polos dan semua tombol panel tak berfungsi karena tegangan untuk 22v hanya terukur 12v sedangkan teganan 12v hanya terukur 10v: Silahkan ganti R557= 330 ohm/1watt
PESAN
Jika ada diantara teman-teman yang mempunyai pegalaman dalam servis electronic silahkan share disini!!!, supaya teman-teman yang lain dapat membantu dalam kesulitan mencari penyebab kerusakan-kerusakan TV, karna menurut saya mungkin ada yang aku ga’ tahu tetapi sobat-sobat yang lain tahu, jadi apa salahnya jika kita saling berbagi pengalaman.
Jika ada pertanyaan sobat-sobat kita tidak terjawab dan ada yang mengetahui tata letak kerusakanya silahkan di jawab, terimakasi sebelumnya jika sobat sudi membatu teman yang lagi mendapat kesulitan.
Sekian dulu postingan kali ini dilain kesempatan dapat di sambung

POLYTRON

POLITRON-GM1483
·  OSD tidak ada: silahkan buka R723 dan D732
POLITRON-P in P
·  Tuning geses dan blanking, OSD bagus: cek tuner (digital 5v) rusak salah satunya
POLITRON (Regulator TDA8380)
·  B+ tidak stabil (pum up): naikkan Filter 15v di bagian priner regulator jadi 2200uf
POLITRON-GM1492
·  Menual Tuner tidak berhenti: Ganti Trafo AFT dengan E08L
POLITRON (AN5435=TDA3565)
·  Vertikal tidak bisa diam, V.hight tidak maksimal: ganti AN5435 dan R127 (13k)
POLITRON-BB1740
·  Seolah-olah tuning geser, VIF bagus BI ada terus: cek Transistor Band switch T708 (BC548)
POLITRON-PN20123K
·  Protek, distar hidup lalu mati (Vcc bagus): ganti IC 4558 di dekat penguat Vertikal
POLITRON-GM1490
·  Phase Horizontal geser (ada garis hitam) hampir ketengah: cek R449 (68) ke pin 12
POLITRON-LFS1465
·  Led channel nyala semua, preset tidak berpungsi: cek R18 (10k) di pin 19 (UPC 1363)
POLITRON-PN14123KAG
·  Tidak bisa star, oscilator horizontal tidak ada, VCC bagus: ganti TDA 8841
POLITRON-Lawas
·  Garis-garis hitam tebal naik turun baik posisi AV maupun di Channel: ganti Plyback (FBT)
Semoga dapat bermampaat